Nano Warno (Salman Fadhlullah)

hikmah-hikmah

Februari 5, 2009 · 1 Komentar


Dalam hadis dikatakan, “Seorang hamba mukmin selalu berusaha mewariskan ilmu dan adab yang baik kepada keluarganya, agar semuanya mendapatkan kesempatan untuk memasuki surga. Sementara hamba yang banyak berdosa akan mewariskan untuk keluarganya ilmu dan adab yang buruk, akibatnya semuanya masuk ke neraka.”(majma bahrain atau ghurarul hikam)

Akal itu syariat luar dan syariat itu akal di dalam (gurarul hikam)

Ali as mengatakan, Perlakukan temanmu dengan sangat baik sebagaimana engkau ingin diperlakukan dengan sangat baik oleh temanmu.

Dengan adab, maka kehidupan akan menjadi bahagia, tanpa adab, kehidupan akan menjadi terganggu. Imam Ali as dalam hal in dengan tepat meramalkan, “Kalau tidak ada adab, maka kehidupan manusia layaknya kehidupan binatang

Dalam syair dikatakan

Sampaikanlah bela sungkawa kepada kaum yang dikotori akhlak yang buruk!

Jangan sekali-kali engkau berani meremehkan akhlak,  karena nabi sendiri diutus dengan membawa misi akhlak!

Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia!!

<
Perilaku yang baik adalah kondisi kejiwaan yang membuat ia merasa nyaman dalam berbuat baik kepda manusia menyambut dengan penuh senyum, dengan ucapan yang lembut penuh perhatian dan luwes dalam pergaulan. Ini adalah definisi dari Imam Shadiq as ketika ditanya tentang definisi akhlak yang baik : santun dan halus dan proaktif dengan ucapan-ucapan yang membuat nyaman sambil menyongsong saudaranya dengan penuh kehangatan dan keakraban.

Imam Ali as pernah mendengar seseorang yang mencaci Qunbur. ia berkata, “ selamat wahai Qunbur! Biarkan ia mencacimu karena engkau membuat rida tuhan dan membuat benci setan”….


Kategori: Tidak terkategori

1 response so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar