Berteman adalah bagian dari kebutuhan manusia, karena sudah menjadi kebiasaan, kadang-kadang manusia lupa menyadari siapa teman dan sejauh manakah ia mengenal temannya.
jika itu teman kita mengapa masih ada rasa iri, tidak percaya, tersinggung, muak, tidak perhatian lagi. Sejatinya dengan teman itu semakin lama semakin halus , akrab, terbuka optimal, saling memberi dan saling membantu . tidak menunggu dulu. tidak banyak menuntut. dan tidak menceritakan aibnya pada orang lain.
Pertemanan yang hanya dimotivasi oleh kebutuhan material akan terkikis oleh zaman. memperlakukan teman sebatas komoditas akan mendatangkan kebosanan.
Kategori: Tidak terkategori
Anton bekerja di sebuah majalah wanita. Ia adalah fotografer yang profesional. Setiap orang dari karyawan yang 99 % adalah wanita mera sa senang bekerjasama dengan Anton. Sebab Anton ramah, selalu mengajak diskusi, dan memiliki kedekatan personal dengan setiap bagian, Selain itu anto juga sering memberi mereka hadiah-hadiah yang kecil tapi menunjukan perhatiannya yang besar terhadap setiap karyawan. Anto telah berhasil melakukan langkah-langkah yang indah, pikiran yang indah dan persuasif yang indah. lalu masuklah orang baru juga fotograper muda yang brilian, giat dan energik, ia melihat dengan persfektif baru, ia ingin melakukan perubahan instan. ia mera sa ahli, namun karena langkah-langkahnya tidak indah, ia sama sekali tidak mendapat dukungan.
(lagi…)
Kategori: Tidak terkategori · refleksi