Islam itu berurat dan berakar dengan kenyataan. Umat ini membutuhkan kesejahteraan, perdamaian, kegemilangan, prestasi, kecerdasan, teknologi, kontribusi besar kepada peradaban, bukan perdebatan teologis. Biarkan itu berlanjut di akademi dan seminar saja, atau dalam tulisan skripsi dan tesis doktoral. Jangan membuat kalian lupa kepada kenyataan. Pendidikan islam adalah pendidikan yang beroritentasi dengan kenyataan, bukan dengan alam ide, alam teologi, alam epistemologi.
Jangan biarkan energi kalian dihabiskan membaca buku untuk berpolemik dan menyerang pendapat lain yang berbeda! Energi kalian tumpahkanlah untuk membangun umat! Perbedaan adalah realita.
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.